Membuat SIM Saudi (Bagian 1)

Sejak pindah kesini. Ingin sekali rasanya bisa menyetir kendaraan sendiri. Maklum anak Mesin gak bisa aja lihat jalan gede, mulus dan datar, bawaannya pengen ngebut melulu (Upss…. gak boleh yak?). Sangat menantang untuk memacu kecepatan soalnya. Sayangnya belum punya SIM Saudi maupun SIM Internasional. Sebenarnya kita diperbolehkan menyetir dengan SIM negara asal kita, tapi terbatas hanya di lingkungan kampus. Meski area cukup luas untuk berkeliling dengan kendaraan. Tapi kalau tiap hari jalan sih bakal bosen juga kayaknya. Pengennya bisa menyetir ke Jeddah, Madinah, Makkah atau destinasi lain seperti Yanbu dan Thaif.

Sebagaimana informasi dari teman-teman, proses pengajuan SIM Saudi di kampus biasanya melalui Government Affairs Service Center (GASC), yang belokasi di Administration Building, level 2, office 2226. Alkisah hari itu dengan semangat mendatangi GASC untuk bertanya proses dan syarat pembuatan SIM Saudi. Setelah menunggu satu antrian, saya dilayani petugas GASC yang ramah. Setelah menjelaskan ingin membuat SIM Saudi, jawaban petugas singkat saja. “Anda sudah kirim email ke GASC tentang ini?”. Refleks saya Jawab; “Laa (Belum)”. “Nah, anda kirim email saja, semua syarat dan prosedur pembuatan SIM Saudi akan kami kirimkan lengkap melalui email”. Halah… ternyata kebiasaan saya bertanya on the spot, ndak berlaku disini. Bagus juga sih, kita tidak usah repot-repot datang hanya untuk medapatkan informasi. Tinggal kirim email dari rumah, dari tempat tidur, apa dari jalan gitu, informasi yang kita perlukan sudah bisa diperoleh.

Setelah saya kirim email, kira-kira syarat pembuatan SIM Saudi melalui KAUST sebagai berikut,

  1. Melakukan Medical check up di sekolah mengemudi
  2. Membayar biaya pembuatan SIM (400 SR untuk 10 tahun, 200 SR untuk 5 tahun, dan 100 SR untuk 2 tahun)
  3. Harus berusia 18 tahun atau lebih.
  4. Photo Copy ID Saudi atau Iqama untuk selain warga Saudi.
  5. Photo Copy  paspor.
  6. Enam lembar photo ukuran 3X4 cm latar belakang putih (tanpa kacamata).
  7. Map Hijau untuk menyimpan dokumen-dokumen tadi.
  8. SIM Negara asal yang sudah diterjemahkan ke bahasa  Arab
  9. NOC, semacam surat pengantar dari KAUST (intitusi tempat kita bekerja)

Adapn prosedur pengajuan SIM di kampus sebagai berikut:

  1. Mengisi dan melengkapi FORM-GASC-033-06/011.
  2. GASC incharge untuk aplikasi SIM .
  3. Bagian Keuangan Kampus membayar fee secara online. (1 hari).
  4. Keuangan Kampus akan Klaim ke Stipend pemohon SIM.
  5. GASC akan membuat jadwal dengan Polisi dan Sekolah mengemudi ( 7 hari )
  6. Perwakilan GASC menemani pemohon SIM ke sekolah mengemudi SIM ( 1 – 10 hari )
  7. Pemohon SIM selesai melengkapi persayaratan SIM dengan bantuan perwakilan GASC.
  8. Pemohon SIM menyerahkan tanda terima SIM (tes SIM?) ke Perwakilan GASC (SIM belum jadi).
  9. Perwakilan GA menerima SIM setelah polisi mengeluarkannya ( 3 hari)
  10. GASC mengirim email ke pemohon SIM untuk mengambil SIM di kantor GASC.
  11. GASC selesai membantu dan menyerahkan SIM ke pemohon SIM.

Nah baru sampai tahap ini rencana membuat SIM Saudinya. Nanti saya sambung lagi setelah masuk tahap berikutnya. Oya, Informasi pembuatan SIM Saudi juga dapat diperoleh dari saudara-saudara yang sudah lebih dulu tinggal di Saudi dan Membuat SIM Saudi. Monggo cek link berikut ini:

http://jiddan.blogdetik.com/2008/07/09/pengalaman-membuat-sim-di-saudi-arabia/

http://indonesiadiarabsaudi.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-sim-di-saudi-arabia.html